Lazio Bakal Jadi Ancaman Terbesar Juventus Dalam Liga Italia

Sebagaimana diketahui Lazio bakal menjadi tuan rumah dalam liga Italia 2019-2020. Dalam laga kali mereka (Lazio) bakal menjamu tim tandang yakni Juventus ke markas besar mereka. Laga tersebut bakal berlangsung distadion Olimpico, Roma, Italia, pada Minggu 08 Desember 2019.

Laga yang mempertemukan dua klub papan atas ini dipastikan bakal berlangsung dengan sengit. Pasalnya Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah berada diurutan ketiga sementara Juventus diposisi kedua klasemen sementara. Bukan tidak mungkin Lazio bisa saja menggeser posisi Juventus dari kedudukannya saat ini.

Mengingat untuk sementara ini poin Juventus (36) dan Lazio (30) tidak terpaut cukup jauh. Lazio masih bisa menyalip posisi Juventus jika mereka berhasil menang dalam laga tersebut. Sejauh ini belum ada klub yang mengalahkan mereka (Lazio) dalam Liga Italia 2019-2020. Pasalnya Lazio dalam beberapa laga sebelumnya selalu mengalami kemenangan beruntun.

Dengan pencapaian Lazio dalam beberapa kesempatan laga yang telah dilakoni terus menuai hasil posiitf. Bukan tidak mungkin Lazio bakal menjadi ancaman besar bagi Juventus dipertemuan mereka nanti. Mengingat Lazio bakal melakoni laga tersebut dimarkas mereka sendiri, hal ini tentu memberi poin lebih bagi skuad Lazio.

Mendapat dukungan penuh dari pendukung mereka dirumah mereka sendiri, akan menambah kepercayaan diri Lazio untuk menang dari Juventus. Memang untuk menaklukkan klub (Juventus) dengan bertabur pemain hebat bukanlah perkara mudah. Karena itu bisa dipastikan laga kedua klub hebat ini bakal berlangsung sangat sengit.

Kedua klub masing-masing memiliki pertahanan yang kuat dan sulit ditembus. Klub dengan endurance dan stamina yang baik dipastikan bakal menunggangi laga tersebut nantinya. Sedikit melakukan kesalahan juga bisa jadi penentu kemenangan klub, faktor keberuntungan juga bisa turut mempengaruhi.

Everton Gagal Capai Target Selepas Ditaklukkan Liverpool

MARCO SILVA

Sebagaimana diketahui kalau Everton kembali menuai hasil minor usai ditaklukkan Liverpool. Tak tanggung-tanggung kali ini mereka dihajar habis-habisan oleh tuan rumah. Laga pada dini lalu itu harus berakhir dengan selisih skor yang sangat jauh yakni 2-5.

Akibat dari kekalahan mereka dari Liverpool target yang seharusnya mereka capaipun harus kandas ditengah jalan. Meskipun Everton sempat menunjukkan performa apik mereka saat melawan Leicester. Namun sayangnya kelanjutan dari hasil posiitf mereka tak dapat diteruskan saat melawan Liverpool.

Everton sendiri sudah menargetkan akan meraih kemenangan dari kandang Liverpool. Pasalnya mereka sendiri ingin mengulang saat-saat bersejarah. Dimana pertama kali Everton berhasil menaklukkan tim tuan rumah distadion Anfield. Sayangnya untuk saat ini citaa-cita mereka untuk kembali berjaya harus kembali pupus.

Menanggapi hal ini sang manajer Everton yakni Marco Silva memberikan pendapatnya. Pria berusia 42 tahun ini mengakui jika seluruh timnya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Silva juga percaya dalam laga melawan Liverpool mereka akan berhasil merengkuh kemenangan.

Marco Silva mengakui jika tim asuhannya sudah bermain dengan sangat baik kala itu. Dengan sedikit melakukan kesalahan seharusnya kami bisa meraih hasil posiitf dalam laga tersebut. Terbukti Everton mampu membalas serangan dari pihak lawan yakni Liverpool dengan berbalas gol.

Namun diakui oleh Silva sendiri Liverpool saat ini masih merupakan lawan yang terberat untuk ditaklukkan. Harus diakui mereka (Liverpool) berkembang dengan sangat pesat baik dari pemainnya, pola permainannya serta pertahanan mereka yang sulit ditembus. Disamping itu Liverpool juga berada dibawah naungan dewi fortuna kala itu.

Everton jika ingin menaklukkan Liverpool, mereka harus melakukan evaluasi dan belajar dari pengalaman. Dengan begitu Everton diyakini akan semakin berkembang dan meningkatkan performa mereka ketahap yang lebih tinggi lagi nantinya.

Marcus Rashford Bisa Jadi Aset Mahal The Red Di Masa Depan

MARCUS RASHFORD

Manchester United patut berbangga karena memiliki pemain muda dan berbakat dalam skuad mereka. Adalah Marcus Rashford yang lahir pada tanggal 31 Oktober 1997, Manchester, Britania Raya yang kini bermain sebagai striker The Red. Pemain yang menggenakan nomor punggung 10 ini, terbilang masih sangat muda yakni 22 tahun.

Marcus Rashford diusianya yang masih muda itu, dipastikan memiliki masa depan yang cerah di Man United. Pasalnya jika melihat dari sejumlah penampilannya bersama The Red julukan Man United terbilang sukses. Seperti pada laga sebelumnya Rashford mencatat rekor sebagai pemain muda yang berhasil mencetak gol di Liga Eropa.

Didalam berbagai kesempatan lainnya Rasford juga selalu tampil meyakinkan. Diketahui dalam setiap pertandingan yang ia lakoni bersama dengan Man United. Rashford selalu menampilkan performa terbaiknya dengan gaya bermainnya yang unik dan agresif.

Rashford diketahui bergabung bersama dengan klub Man United pada tahun 2016 lalu. Perekrutan Rashford sendiri bukan tanpa sebab yang jelas mengingat usianya masih sangat muda. Diusia yang masih muda itu tentu saja Rashford dari segi permainan ataupun pengalamannya dinilai masih kurang.

Namun Manchester United melihat potensi besar yang ada dalam diri Marcus Rashford. Hal ini terbukti dengan seiring berjalannya waktu Rashford mampu membuktikan kemampuannya. Manchester United sudah sepatutnya berbangga diri karena klubnya dihuni oleh pemain hebat seperti Rashford.

Bukan tidak mungkin dimasa mendatang atau dibeberapa tahun berikutnya kita akan melihat striker terbaik didunia. Rashford diharapkan bisa terus belajar dan menambah pengalamannya dengan melakoni pertandingan yang ada disetiap kesempatan. Seperti pepatah lama mengatakan guru terbaik sepanjang masa adalah pengalaman kita sendiri.

Man United Gagal Raih Hasil Positif, Solskjaer Sudah Selesai

OLE GUNNAR SOLSKJAER

Sebagaimana diketahui Manchester United harus menuai hasil yang kurang memuaskan. Kala mereka menjamu tim tandang Aston Villa kemarkas besar mereka. Dari hasil pertandingan itu diketahui berakhir imbang dengan skor 2-2 untuk kedua tim.

Memang dalam laga kali ini Man United sendiri memang tidak mengalami kekalahan. Namun jika dilihat dari beberapa laga terakhir Man United mengalami penurunan performa yang signifikan. Untuk mengejar ketinggalan mereka mau tak mau mereka harus berusaha keras mengejar ketinggalan mereka.

Sayangnya Man United sendiri kembali gagal dalam mencapai target yang diharapkan. Buntut hasil negatif dari beberapa laga yang telah dilakoni oleh Man United. Berimbas pada sang pelatih Man United sendiri yakni Solskjaer.

Pria bernama lengkap Ole Gunnar Solskjaer yang kini berusia 46 tahun itu. Mengaku sudah siap dengan keputusan yang akan diambil oleh para petinggi klub. Solskjaer juga dikabarkan sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk terkait masa depannya di Man United.

Solskjaer pelatih asal Norwegia ini juga seakan pasrah dengan posisi kepelatihannya di Man United. Perihal berbagai kabar yang santer berhembus kencang dikalangan public terkait pemecatan dirinya. Solskjaer sendiri mengaku sudah siap jika harus meninggalkan Man United saat ini.

Pernyataan Ole Gunnar Solskjaer sendiri bukannya tanpa sebab yang jelas. Akibat dari kegagalannya Manchester United kini semakin terpuruk dengan prestasi yang semakin menurun. Ditambah lagi dia harus mendengar isu terkait posisinya yang akan diganti oleh Pochettino. Tentu saja terkait kabar tersebut berdampak cukup besar bagi mentalnya sendiri.

Solskjaer dikabarkan sudah mempersiapkan dirinya dengan mengucap perpisahan pada tim asuhannya. Dia sendiri mengaku jika dirinya sudah gagal menangani Man United dengan baik. Disamping itu diakui oleh Solskjaer, berita sebelumnya terkait pemecatan dirinya sangat berdampak buruk bagi mentalnya.

Sebelum Menang Barca Sempat Ditahan Imbang Oleh Atletico

Lionel Messi

Barcelona berhasil meraih kemenangan saat melakoni laga bersama Atletico Madrid dengan skor 1-0. Liga Spanyol 2019-2020 itu diselenggarakan distadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol. Stadion yang sekiranya dapat menampung 54.960 orang, Atletico Madrid sebagai tuan rumah menjamu Barcelona kemarkas besar mereka kala itu.

Kedua tim diketahui sama-sama memiliki pertahanan yang kuat satu sama lain. Sehingga tidak heran jika laga yang berlangsung kala itu sangat sengit. Kedua tim ini saling bergantian meluncurkan serangan ke lini pertahanan kearah gawang lawan mereka.

Sebenarnya bisa dibilang Atletico Madrid berada dalam performa terbaik mereka saat itu. Hanya saja mereka masih belum beruntung meraih kemenangan saat bersua dengan Barca. Justru keberuntungan lebih berpihak pada Barcelona kala itu dengan berhasil mencetak gol tunggal.

Melalui gol tunggal yang diciptakan oleh Lionel Messi, Barca berhasil merubah papan skor kacamata menjadi 1-0. Perjuangan Barca sendiri dalam mencetak gol memang tidaklah mudah melihat pertahanan Atletico yang sangat sulit ditembus.

Barcelona juga sempat dibuat kewalahan oleh Atletico, manakala pertahanan mereka sempat dijebol. Atletico sendiri sempat beberapa kali mendapat peluang mencetak gol, hingga tim Barca dibuat sangat waspada kala itu. Namun sayangnya peluang emas yang didapati Atletico kala itu belum dapat dimanfaatkan dengan baik kala itu.

Seperti diketahui jika laga kali ini diprediksikan bakal seimbang, mana kala kedua tim belum ada yang mencetak gol. Namun pada akhirnya Atletico Madrid harus mengakui kekalahan mereka dari Barcelona. Usai kapten dari Barcelona yakni Messi berhasil menjebol gawang mereka diwaktu kritis. Kemenangan Barcelona pun tak terelakkan lagi dengan skor akhir 1-0 unggul atas tim tuan rumah.

Tottenham Kembali Capai Hasil Positif Dikandang Sendiri

TOTTENHAM HOTSPUR VS BOURNEMOUTH

Berlaga dimarkas mereka tepatnya distadion Tottenham Hotspur Stadium yang berkapasitas 62.214 orang. Tottenham Hotspur kembali meraih hasil positif usai mengalahkan tim tandang Bournemouth. Tim asuhan Jose Mourinho ini menang atas tim tandang dengan skor tipis 3-2.

Spur saat ini patut berpuas diri karena menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru adalah pilihan yang tepat. Terbukti dengan kepelatihan Mourinho yang belum lama, Spur sudah meraih hasil positif beruntun. Semua hal itu memang tak bisa ditampik berkat campur tangan seorang Jose Mourinho.

Memang jika dilihat dari hasil pertandingan melawan Bournemouth, mereka menang dengan skor tipis. Bournemouth memang lawan yang tidak bisa dibilang mudah untuk ditaklukkan. Mengawali laga dibabak pertama Bournemouth lebih dahulu melancarkan serangannya.

Bournemouth juga diketahui beberapa kali berhasil menembus pertahanan Hotspur. Setidaknya ada beberapa peluang emas yang mereka dapatkan dibabak pertama. Namun sayangnya usaha yang dilakukan mereka untuk mencetak gol terlebih dahulu masih belum berhasil.

Tuan rumah Hotspur mendapati pertahanan mereka berhasil dikoyak oleh tim tandang. Spur pun tak ingin tinggal diam saja dijadikan bulan-bulanan oleh Bournemouth. Spur berhasil mencuri penguasaan bola dari lawan mereka, kemudian melancarkan serangan agresif mereka.

Alhasil upaya Hotspur bermain agresif terhadap pertahanan Bournemouth pun berbuah manis. Spur berhasil terlebih dahulu merubah papan skor menjadi 1-0 atas keunggulan mereka dibabak pertama. Mereka berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, kedua tim semakin bermain sangat agresif dengan saling melancarkan serangan satu sama lain. Spur lebih mendominasi babak kedua dengan berhasil mencetak gol dua kali beruntun hanya berbeda beberapa menit saja. Alhasil Spur pun berhasil mempertajam skor menjadi 3-0 jauh tinggalkan tim tamu mereka.

Bournemouth juga berusaha keras menyamakan kedudukan mereka menjelang akhir babak kedua. Upaya mereka meamng membuahkan hasil dengan menjebol gawang Spur sebanyak dua kali. Bornemouth berhasil menyalip skor dari tuan rumah menjadi 2-3. Mereka hanya butuh satu skor lagi untuk menyamakan kedudukan dengan Hotspur.

Tapi sayangnya hingga babak kedua berakhir tidak ada gol lagi yang berhasil diciptakan. Bournemouth pun harus pasrah ditaklukkan oleh sang tuan rumah dengan beda skor tipis saja.