Camp Nou

Laga Imbang Barcelona Dan Real Madrid Dibumbui Demonstrasi

Laga Liga Spanyol 2019-2020 yang mempertemukan Barcelona dengan Real Madrid itu dibumbui oleh insiden bentrok antar fans klub mereka. Laga yang terjadi dini hari tadi itu berlangsung di stadion Barcelona, Camp Nou, dengan kapasitas menampung lebih dari 99.000 orang.

Jalannya pertandingan kala itu dikuasai penuh oleh Barcelona yang tampil dengan sangat agresif. Seperti diketahui jika Barca dengan Real Madrid mempunyai poin yang sama yakni 36 poin. Hanya saja yang berbeda adalah Barcelona berada diurutan pertama sedang Madrid diposisi runner-up, meski mereka memiliki jumlah poin yang sama.

Dengan pertemuan mereka ini adalah penentuan siapa diantara mereka yang akan lebih unggul dan bertengger dipuncak klasemen. Bukan tidak mungkin jika pertempuran antar dua klub ini terasa amat sengit. Real Madrid yang berstatus sebagai tim tandang kala itu lebih dahulu melancarkan serangan kelini pertahanan Barca.

Barca juga seakan tidak ingin kalah dari rivalnya tersebut yang terus melancarkan serangan kearah mereka. Kembali menyerang balik Barcelon sendiri nyaris saja mencetak gol pertama, jika saja bola tersebut tak dihalangi oleh Sergio Ramos. Hingga mendekati akhir babak pertama kedua tim ini bermain imbang dengan skor 0-0.

Skor imbang tersebut ternyata berlanjut hingga akhir dari babak kedua Liga Spanyol 2019-2020. Dengan tidak adanya dua klub ini yang berhasil merubah papan skor kacamata tersebut. Meski sebelumnya disepanjang pertandingan wasit menghadiahkan 8 kartu untuk masing-masing tim. Laga tersebut pun harus berakhir dengan skor kacamata 0-0 untuk kedua klub itu.

Menariknya disini keriuhan tak hanya berlangsung didalam stadionn Camp Nou namun diluar stadion juga. Dikarenkan bentrok antara para demonstran dengan pihak kepolisian yang berjaga ketat disekitar stadion tersebut. Demonstrasi tersebut bisa terjadi karena penolakan para kelompok demonstran ini yang tak ingin laga antar Barca dengan Real Madrid tak terjadi.

Sayangnya permintaan para demonstran ini, dimentahkan atau tak dikabulkan oleh pihak pemerintah ataupun pihak penyelenggara. Para demonstran ini juga sempat menutup akses masuk untuk kedua klub tersebut. Hal tersebut dilakukan guna menggagalkan jalannya pertandingan antara Barca dengan Real Madrid.

Upaya demonstran tersebut ternyata tak membuahkan hasil apapun, dikarenakan pihak kepolisian sudah lebih dahulu mengambil langkah antisipasi.