Ronaldo

Juventus Gagal Raih Trofi Super Italia Usai Di Bantai Lazio

Melakoni final memperebutkan trofi Piala Super Italia 2019, mempertemukan Juventus dengan Lazio. Laga yang terjadi pada Minggu, 22 Desember 2019, bertempat distadion King Saud University. Juventus harus mengalami kekalahan pahit usai ditaklukkan Lazio dengan skor telak 1-3.

Karena ditaklukkan Lazio dalam laga final tersebut, impian Juventus untuk mengangkat trofi Piala Super Italia 2019 harus kandas pada saat itu juga. Selain itu juga Juventus gagal mempertahankan gelar juara mereka ditahun sebelumnya. Kekalahan Juventus ini menjadi kenyataan pahit yang harus diterima oleh Cristiano Ronaldo dkk.

Jika melihat kembali dalam laga final itu, bisa dikatakan memang sang juara bertahan (Juventus) tahun sebelumnya tampil lebih dominan. Hal tersebut terlihat dari penguasaan bola yang mereka dapatkan hingga mencapai 91 persen. Seluruh skuad Juventus sendiri juga dalam kondisi prima dengan performa yang cukup baik kala itu.

Hanya Juventus sendiri banyak melewatkan peluang emas mereka dalam memimpin jalannya pertandingan kala itu. Tampil dengan mencuri start diawal, Lazio tampil dengan memberikan pressure ke lini pertahanan Juventus. Meski mendapat tekanan dari lawannya, Juventus mampu mengatasinya serangan Lazio dengan cukup baik.

Hanya saja hal tersebut tak berlangsung lama, Lazio sukses menjebol gawang Juventus dimenit ke-16 lewat tendangan Luis Alberto. Lazio dkk sukses merubah papan skor kacamata menjadi 1-0 atas keunggulan mereka lebih dulu. Usai alami kebobolan Juventus mencoba menyerang balik dengan menguasai bola secara penuh. Usaha tersebut berbuah manis, meski dengan susah payah Dybala berhasil menyamakan kedudukan 1-1, dimenit kritis babak pertama.

Namun petaka Juventus justru datang pada saat memasuki babak kedua karena mengalami kebobolan hingga dua kali. Bisa dibilang babak kedua ini masing-masing tim tampil dengan petahanan yang sangat baik. Hingga skor kala itu masih saja imbang 1-1, manakala tak satupun dari tim ini yang berhasil mencetak gol.

Justru menjelang akhir pertandingan babak kedua, Lazio berbalik unggul dimenit ke-73. Senad Lulic yang diketahui mencetak gol kedua bagi Lazio, berhasil merubah skor imbang sebelumnya menjadi 2-1. Mendapat tambahan waktu, Juventus kembali berusaha untuk menyamakan kedudukan kembali. Sayangnya bukan gol yang mereka dapatkan melainkan kartu merah dari wasit. Wasit memutuskan untuk mengusir Rodrigo dari lapangan hijau karena dianggap melakukan pelanggaran.

Kesialan Juventus tak berhenti sampai disitu saja setelah salah satu pemain mereka dikeluarkan dari lapangan. Kali ini Juventus harus menerima kenyataan buruk usai gawang mereka dijebol kembali oleh Lazio, tak berapa lama usai insiden kartu merah. Alhasil pertandingan harus berakhir dengan kemenangan Lazio dengan skor telak 3-1 atas Juventus.

Trio Striker Juventus Bisa Tampil Bareng Dalam Satu Laga

Dini hari tadi Juventus dijamu oleh Sampdoria dimarkas besar mereka, tepatnya distadion Comunale Luigi Ferraris. Dipertemuan mereka ini Juventus berhasil menang dengan skor tipis 2-1 atas tim tuan rumah. Berkat kemenangan mereka ini Juventus berhasil menduduki puncak klasemen dengan mengumpulkan total 42 poin.

Seperti diketahui Juventus dalam laga beberapa waktu yang lalu menurunkan trio strikernya yakni Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, serta Gonzalo Higuain. Namun tindakan yang dilakukan Sarri tersebut tidak berjalan baik dengan menuai hasil minor kala itu. Dilaga kali ini Sarri kembali memainkan trio strikernya dalam satu laga.

Dan ternyata hasilnya dinilai tak terlalu buruk bagi Juventus sendiri, meski harus menang dengan skor tipis. Pemain Juventus ini sendiri sudah tahu dengan porsi mereka masing-masing saat sudah dilapangan hijau. Mereka sadar betul kerja sama tim dan kekompakan adalah kunci untuk menuai kemenangan.

Hal ini bisa terlihat dari penguasaan bola yang dilakukan oleh Juventus mencapai 87 persen. Dibabak pertama Juventus tampil dengan mendominasi perolehan skor terlebih dahulu hanya dalam hitungan menit. Adalah Paulo Dybala yang sukses mencetak gol pertamanya untuk Juventus pada menit ke-19. Dybala dkk melakukan celebrate gol pertama mereka atas Sampdoria dengan skor 1-0.

Namun celebrate Juventus tak berlangsung lama, karena kali ini adalah giliran Sampdoria yang mencetak gol pertama mereka. Melalui Gianluca Caprari dimenit ke-35 berhasil mencetak gol penyeimbang menjadi 1-1. Meski demikian usaha Sampdoria untuk menyamakan kedudukan tak berlangsung lama.

Pasalnya menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-45 Cristiano Ronaldo sukses menjebol gawang situan rumah. Alhasil babak pertama pun berhasil dimenangkan oleh Juventus dengan skor akhir 2-1 atas keunggulan mereka. Sampdoria pun berusaha menyamakan kedudukan kembali namun sayang usaha mereka masih belum membuahkan hasil.

Memasuki babak penentuan dibabak kedua, Sampdoria terlebih dahulu melancarkan serangan agresifnya. Mereka berusaha keras untuk kembali mencetak gol, guna menyamakan skor kembali. Sebenarnya tim Sampdoria sempat beberapa kali mendapatkan peluang emas. Sayangnya mereka gagal mengekseskusi peluang tersebut dengan baik.

Sementara itu setelah melalui menit yang panjang dibabak kedua, Juventus nyaris saja mempertajam skor mereka. Hanya saja saat itu gol yang berhasil dicetak Ronaldo harus dianulir karena dianggap fault. Sang mega bintang Ronaldo pun cukup terkejut dengan keputusan yang dibuat oleh wasit lapangan kala itu.

Mendekati penghujung babak kedua alih-alih mendapatkan gol, Sampdoria justru harus kehilangan salah satu pemainnya. Sialnya lagi pemain itu adalah Gianluca Caprari yang dikeluarkan dari lapangan karena telah melakukan pelanggaran. Akhir babak kedua berlangsung dramatis itu, harus ditutup dengan kemenangan Juventus atas Sampdoria dengan skor akhir 2-1.

Lazio Bakal Jadi Ancaman Terbesar Juventus Dalam Liga Italia

Sebagaimana diketahui Lazio bakal menjadi tuan rumah dalam liga Italia 2019-2020. Dalam laga kali mereka (Lazio) bakal menjamu tim tandang yakni Juventus ke markas besar mereka. Laga tersebut bakal berlangsung distadion Olimpico, Roma, Italia, pada Minggu 08 Desember 2019.

Laga yang mempertemukan dua klub papan atas ini dipastikan bakal berlangsung dengan sengit. Pasalnya Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah berada diurutan ketiga sementara Juventus diposisi kedua klasemen sementara. Bukan tidak mungkin Lazio bisa saja menggeser posisi Juventus dari kedudukannya saat ini.

Mengingat untuk sementara ini poin Juventus (36) dan Lazio (30) tidak terpaut cukup jauh. Lazio masih bisa menyalip posisi Juventus jika mereka berhasil menang dalam laga tersebut. Sejauh ini belum ada klub yang mengalahkan mereka (Lazio) dalam Liga Italia 2019-2020. Pasalnya Lazio dalam beberapa laga sebelumnya selalu mengalami kemenangan beruntun.

Dengan pencapaian Lazio dalam beberapa kesempatan laga yang telah dilakoni terus menuai hasil posiitf. Bukan tidak mungkin Lazio bakal menjadi ancaman besar bagi Juventus dipertemuan mereka nanti. Mengingat Lazio bakal melakoni laga tersebut dimarkas mereka sendiri, hal ini tentu memberi poin lebih bagi skuad Lazio.

Mendapat dukungan penuh dari pendukung mereka dirumah mereka sendiri, akan menambah kepercayaan diri Lazio untuk menang dari Juventus. Memang untuk menaklukkan klub (Juventus) dengan bertabur pemain hebat bukanlah perkara mudah. Karena itu bisa dipastikan laga kedua klub hebat ini bakal berlangsung sangat sengit.

Kedua klub masing-masing memiliki pertahanan yang kuat dan sulit ditembus. Klub dengan endurance dan stamina yang baik dipastikan bakal menunggangi laga tersebut nantinya. Sedikit melakukan kesalahan juga bisa jadi penentu kemenangan klub, faktor keberuntungan juga bisa turut mempengaruhi.

Ronaldo Terancam Jadi Tumbal Juventus Diakhir Musim Ini

CRISTIANO RONALDO

Pemain Juventus asal Portugal bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro ini. Terancam bakal jadi tumbal klub tempatnya bermain saat ini. Seperti dilansir melalui beberapa sumber, Juventus dikabarkan bakal mendatangkan pemain baru.

Pogba dan Mbappe adalah daftar nama pemain yang bakal didatangkan oleh Juventus. Namun berhembus kabar tak sedap terkait kedatangan pemain baru Juve nantinya. Pasalnya Juve berencana menjadikan sang megabintang Cristiano Ronaldo sebagai kucuran dana segar mereka.

Juventus disinyalir bakal melakukan transfer Ronaldo ke klub lain sebelum akhir musim ini. Hal tersebut semata-mata dilakukan Juve untuk mendapatkan tambahan dana. Demi ambisi klub tersebut dalam mendatangkan para pemain muda untuk memperkuat skuad mereka.

Mengapa harus sang megabintang Cristiano Ronaldo?. Yah, salah satu alasan adalah siapa yang tak kenal dengan Ronaldo. Pemain dengan segudang prestasi dan peraih beberapa trofi juga sudah dicicipi oleh sang bintang.

Berkat sejumlah hasil positif yang dimiliki oleh Cristiano Ronaldo. Membuat dirinya menjadi salah satu pesepakbola dengan bayaran termahal didunia saat ini. Atas dasar inilah mengapa Juventus berencana melakukan transfer Ronaldo ke klub lain. Tentu saja dari hasil transfer Ronaldo nantinya diyakini bakal cukup untuk menebus kedua pemain baru bidikan Juventus.

Faktor usia juga disinyalir menjadi alasan mengapa Juventus berani melepas sang megabintang. Pasalnya Cristiano Ronaldo yang lahir pada 05 Februari 1985, di Portugal itu kini sudah menginjak usia 34 tahun. Diusia tersebut rentan bagi seorang pesepakbola untuk dilanda cedera dan mengalami penurunan performa.

Dalam hal ini Juventus mencoba menyikapinya secara objektif dan realistis. Mungkin jika bertahan Ronaldo hanya akan bisa bermain dalam berapa tahun lagi. Dikarenakan usia sang megabintang yang sudah tak lagi muda, bukan tak mungkin Ronaldo bakal segera gantung sepatu.

Lain soal dengan pemain muda yang bakal direkrut oleh Juve nantinya. Para pemain ini tergolong masih sangat muda dan juga berbakat. Bukan tidak mungkin mereka punya kesempatan berkarir didunia sepakbola yang lebih lama dibanding Ronaldo.